Momen Dimana Ronaldo Membuat Seisi Old Trafford Menangis

Momen Dimana Ronaldo Membuat Seisi Old Trafford Menangis

Momen Dimana Ronaldo Membuat Seisi Old Trafford Menangis

Beritaliga – Datang sebagai seorang bocah dan pergi sebagai lelaki. Itulah kisah hidup Cristiano Ronaldo bersama dengan Manchester United.

 

Ronaldo merupakan simbol dari sebuah era Manchester United, dia datang tidak lama setelah David Beckham pergi ke Real Madrid. Pada saat itu tahun 2003, Ronaldo masih belum menjadi siapa – siapa dan dia hanya bocah remaja biasa dengan kiwil aneh dirambutnya. Kelak dalam perjalanannya, dia berhasil menjadi salah satu legenda.

Enam musim dihabiskan Ronaldo bersama Manchester United. Dalam kurun waktu tersebut dia berhasil memenangi segalanya, mulai dari Premier league sampai Piala Dunia Antarklub. Dari Piala FA sampai Liga Champions, bahkan gelar pemain terbaik dunia juga dia raih ketika masih membela Setan Merah. Diakhir karirnya di Manchester United, Ronaldo pergi sebagai pemain termahal di dunia.

Real Madrid merupakan klub yang beruntung mendapatkan jasa Ronaldo. Sembilan tahun lamanya pria asal Portugal itu bermain di ibu kota Spanyol. Catatan prestasinya pun akhirnya bisa melampaui segala yang pernah dia raih bersama MU. Di Real Madrid, Ronaldo juga menahbiskan diri sebagai salah satu pemain sepakbola terhebat dalam sejarah.

Masa kebersamaan Ronaldo dengan Real Madrid harus berakhir pada musim panas 2017/18 yang lalu. Di usia yang telah mencapai 33 tahun, Ronaldo masih bisa menjadi tumpuan Juventus untuk mengantar si Nyonya Tua menjadi juara Liga Champions. Sudah 22 tahun mereka tidak pernah mengangkat trofi turnamen bergengsi tersebut dan untuk itu Ronaldo diberi perintah agar membawa trofi tersebut kembali ke pelukan Juventus.

Pertandingan pertama Ronaldo dengan Juventus diawali dengan sebuah bencana, mereka yang kala itu menghadapi Valencia di Mestalla harus bersabar ketika Ronaldo dikartu merah oleh wasit karena dianggap telah melakukan pemukulan terhadap Jeison Murillo. Padagal Ronaldo belum sempat berbuat banyak pada pertandingan tersebut dan kemudian harus absen pada laga berikutnya menghadapi Young Boys.

Ronaldo beruntung karena kartu mereahnya tersebut tidak menjadi hukuman larangan bermain tiga laga seperti awalnya ditakutkan. Karena apabila hal itu terjadi maka dirinya dipastikan akan absen ketika Juventus bertandang ke Old Trafford pada matchday ketiga Liga Champions musim ini.

Momen Dimana Ronaldo Membuat Seisi Old Trafford Menangis

Kartu merah Ronaldo di laga melawan Valencia tadi sebenarnya memang cukup berlebihan. Karena apabila ditangkan secara berulang – ulang maka yang terlihat hanyalah bagaimana dia menyentuh rambut Murillo. Itulah kenapa hukuman larangan bermain untuk Ronaldo diringankan dan dirinya pun dipastikan akan kembali bermain di stadion yang dulu pernah dia sebut sebagai rumah.

 

Masa – masa bermain untuk Manchester United adalah masa yang penting bagi pembentukan Ronaldo sebagai pemain mega bintang sepakbola. Pada awalnya dia merupakan seorang pemain sayap berbakat dengan kecepatan dan trik – trik unik sebagai pemain andalan. Namun perlahan – lahan permainannya menjadi semakin efektif. Hasilnya Ronaldo menjadi sosok yang begitu berbahaya di depan gawang lawan.

Perkembangan Ronaldo sebagai pemain sepakbola itu rupanya begitu membekas didalam hati para suporter Manchester United. Oleh mereka, sebuah lagu secara khusus dibuat diciptakan untuk memuja sang mega bintang. ‘Viva Ronaldo’, demikian lagu tersebut diberi judul. Setiap kali Ronaldo mengguiring bola, nyanyian tersebut selalu dikumandangkan oleh para suporter Manchester United.

Dj Kasino Situs Bola Online

Kepergian Ronaldo dari Setan Merah membuat para suporter membencinya. Ronaldo pernah dicintai dan akan selalu dicintai, bahkan selama sembilan tahun terakhir para pendukung Manchester United mempercayai bahwa Ronaldo akan kembali karena si pemain hanya menjalani masa peminjaman saja di Real Madrid. Rasa cinta para suporter itulah yang akan menyambut Ronaldo nantinya.

Sebenarnya ini bulankanlah kali pertama Ronaldo kembali ke Old Trafford sebagai lawan. Lima tahun yang lalau, dalam balutan seragam Real Madrid, Ronaldo sudah pernah pulang ke Manchester United. Kala itu sambutan meriah tetap diberikan oleh para pendukung Setan Merah meskipun Ronaldo menjadi salah satu aktor yang membuat mereka patah hati.

Liga Champions pulalah yang mempertemukan Ronaldo dengan para penggemarnya. Ketika itu turnamen baru saja memasuki fase gugur akan tetapi United dan Real Madris duah dipertemukan pada babak 16 besar. Pada pertandingan pertama di Santiago Bernabeu, kedua tim hanya mampu bermain imbang 1 – 1. Danny Welbeck membawa United unggul, akan tetapi Ronaldo berhasil menyamai kedudukan.

Hasil imbang 1 – 1 itu membuat Manchester United begitu bersemangat menyambut leg kedua. Diarenakan keuntungan pada saat itu ada di pihak mereka berkat aturan agresivitasi gol tandang. United pun terus menggempur gawang Real Madrid dan akhirnya berhasil dengan bantuan Sergio Ramos yang memasukan bola ke gawang sendiri.

Sampai pada titik itu, Manchester United berada di atas angin. Salah satu sebabnya karena Ronaldo sendiri tampil buruk. Berulang kali dirinya salah mengirim umpan dna hal itu terjadi karena dia memang melangkah kedalam Old Trafford dalam keadaan gugup.

”Suporter Manchester United membuatku agak malu sampai – sampai aku tidak bermain seperti biasanya. Untuk pertama kalinya dalam karierku, aku dikalahkan oleh atmosfer lapangan. Aku merasa tidak nyaman. Terlalu banyak yang aku rasakan, sejak aplaus sepak mula,” ucap Ronaldo saat itu.

Faktanya adalah pertandingan itu memang sangat spesial baginya. Selain karena sambutan suporter, hari itu dia kembali bertemu dengan orang – orang yang pernah saling bahu – membahu bersamanya, mulai dari Wayne Rooney, Patrice Evra, sampai Rio Ferdinand, Nemanja Vidic, serta Ryan Giggs. Belum lagi dia harus bertemu kembali dengan sang mentor, Sir Alex Ferguson.

Momen Dimana Ronaldo Membuat Seisi Old Trafford Menangis

Gol bunuh diri Sergio Ramos membuat Manchester United kian terpacu. Pertahan Real Madrid mereka serang terus menerus, teutama dibagian sisi sayap. Namun hal itulah yang menjadi petaka mengahmpiri sang tuan rumah. Kegagalannya mengontrol semangat membuat Nani diusir oleh wasit karena dirinya mengangkat terlalu tinggi kakinya sehingga membentur dada Alvaro Arbeloa.

Kartu merah nani tersebut akhirnya menjadi titik balik pertandingan. Dimenit ke 66 atau sepuluh menit setelah Nani dikartu merah, Luka Modric mencetak gol melalui sepakan jarak jauh. Tiga menit kemudian giliran Ronaldo yang membobol gawang David De Gea. United pun tersingkir dari Liga Champions pada musim panas terakhir Sir Alex Ferguson sebagai pelatih. Ironisnya semua itu terjadi karena Cristiano Ronaldo.

Gol yang dicetak oleh Ronaldo itu sebetulnya patut dirakayakan karena menjadi penentu kelolosan. Namun memang mustahil baginya untuk melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester United, Ronaldo hanya mengatupkan tangannya seraya meminta maaf kepada seisi stadion. ” Aku tidak akan merayakan gol karena rasa hormatku, respek untuk cinta yang mereka berikan kepadaku selama beberapa tahun di sini. Perasaan itu tidak akan pernah kulupakan,” ucap Ronaldo setelah pertandingan.

Sekarang situasinya tidak akan sema lagi dengan lima tahun yang lalu. Memang benar bahwa rasa hormat dan cinta yang ada di antara Ronaldo dan Suporter Setan Merah masih tersisa. Namun di kubu Setan Merah sendiri pada saat ini tidak ada lagi pemain yang pernah bermain bersamanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *